
BPSDMKalteng – Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pertemuan koordinasi penting dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara (ASN), di wilayah Kalimantan Tengah. Rabu, (22/01/25).
BPSDM Prov. Kalteng menegaskan sejumlah langkah strategis dalam upayanya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur. Dalam koordinasi terkini, BPSDM menyampaikan hasil uji kompetensi calon Widyaiswara (Cawid) yang dijadwalkan akan direkomendasikan kepada Sekretaris Daerah pada akhir Januari mendatang. Rekomendasi ini menjadi langkah penting dalam penguatan tenaga pelatih di lingkungan pemerintah daerah.

Selain itu, BPSDM menekankan perlunya pengusulan formasi jabatan fungsional Analis Kebijakan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Usulan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan OPD lainnya dalam penyusunan kebijakan yang lebih berbasis data dan terarah, sejalan dengan visi tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Sementara itu, usulan formasi jabatan fungsional Widyaiswara juga mendapat perhatian khusus. BPSDM memastikan penghitungan formasi dilakukan secara cermat dengan melampirkan dokumen pendukung yang relevan, guna memastikan pengajuan tersebut sesuai kebutuhan dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Dalam pengembangan Corporate University (CorpU), rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Keputusan Gubernur (Kepgub) juga tengah disusun dengan mempertimbangkan regulasi terbaru dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Hal ini bertujuan agar kebijakan terkait CorpU dapat berjalan secara selaras dengan regulasi nasional.

Untuk mendukung pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar), BPSDM mengubah metode persiapan fasilitator. Alih-alih menyelenggarakan workshop, calon fasilitator kini diarahkan mengikuti program “ASN Berpijar” dan penyamaan persepsi bersama Widyaiswara yang telah berpengalaman. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pembekalan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pelatihan.
Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen BPSDM Kalimantan Tengah dalam memperkuat kapasitas ASN di daerah. Dengan sinergi yang baik dan kebijakan yang terarah, BPSDM optimistis mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengelolaan pemerintahan yang lebih profesional di Kalimantan Tengah.
