
BPSDM Kalteng – Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Penutupan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang IV Tahun 2025 di halaman kantor BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan bagi 287 peserta yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, terdiri atas Golongan II Angkatan III dan IV serta Golongan III Angkatan XI hingga XV. Jumat, (17/10/2025).
Pelatihan ini menjadi wadah pembentukan karakter dan kompetensi ASN agar mampu bekerja profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik. Selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran klasikal, habituasi di unit kerja, dan seminar aktualisasi yang menekankan penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan semangat Bangga Melayani Bangsa.

Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti. Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menegaskan bahwa Latsar merupakan fondasi penting pembentukan ASN yang berintegritas dan profesional. “ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang bekerja dengan keikhlasan, menjaga kepercayaan publik, dan berorientasi pada hasil nyata,” pesan Gubernur yang dibacakan oleh Sunarti.
Gubernur juga berpesan agar nilai dasar ASN BerAKHLAK dihayati dan diterapkan dalam tugas sehari-hari. Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian sebagai aparatur sipil negara. “Semakin kuat budaya kerja ASN, semakin besar kontribusinya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Latsar Gelombang IV Tahun 2025 berjalan baik dan lancar. Kegiatan yang berlangsung sejak 19 Juli hingga 17 Oktober 2025 ini diikuti oleh 287 peserta menggunakan sistem Learning Management System (LMS) LAN serta aktualisasi di unit kerja masing-masing. “Pelatihan ini bertujuan membentuk PNS yang profesional, berkarakter, disiplin, dan menguasai bidang tugasnya sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Tenaga pengajar terdiri dari widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, narasumber profesional, serta penceramah dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian akhir, seluruh 287 peserta dinyatakan lulus, dengan lima peserta terbaik dari setiap angkatan memperoleh nilai tertinggi. “Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing demi kemajuan Kalimantan Tengah,” tambah Nunu.

Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, pejabat struktural BPSDM, para widyaiswara, mentor, coach, serta panitia pelaksana. Suasana penuh rasa syukur mewarnai momen yang menandai lahirnya generasi baru ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengamalkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang Makin Berkah.

