BPSDMKalteng – Palangka Raya –
Pada bulan suci Ramadan tahun ini, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran, bersama dengan para pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) dan anak-anak yatim piatu dari pesantren setempat, menggelar acara sahur dan sholat subuh bersama. Acara tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemimpin daerah, aparatur sipil negara, dan masyarakat, serta untuk memberikan dukungan dan kehangatan kepada anak-anak yatim di tengah bulan Ramadan. Minggu (7/4/2024).

Dalam suasana yang penuh kebersamaan dan kehangatan, para peserta bersama-sama menikmati hidangan sahur bersama sebelum melaksanakan sholat subuh berjamaah. Gubernur beserta para pegawai ASN juga turut memberikan bantuan serta perhatian kepada anak-anak yatim yang hadir, sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini diisi dengan tausiah dari penceramah terkemuka, Dr. HM Yamin Muchtar, Lc, M.Pd, mengungkapkan pentingnya momen pada malam 27 Ramadhan, malam yang dipercaya penuh dengan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Sebagai bagian dari upaya untuk menggali makna dan keutamaan malam yang mulia ini dalam sebuah ceramah yang menginspirasi.
Dalam ceramahnya, Dr. HM Yamin Muchtar menyoroti kebesaran Lailatul Qadar, yang dipercaya merupakan malam di mana Al-Quran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Dia menekankan bahwa pada malam yang agung ini, rahmat Allah begitu melimpah, dan para malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan kebaikan bagi umat manusia.
Peristiwa ini dipandang sebagai momen penting untuk beribadah, berdoa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Dr. HM Yamin Muchtar juga mengajak umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah, dzikir, dan do’a di malam yang penuh berkah ini, serta merenungkan makna kehidupan dan tujuan keberadaan manusia di dunia, sambungnya.

Acara ini tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung dan memperhatikan kebutuhan sosial masyarakat, terutama mereka yang lebih membutuhkan. Dengan demikian, acara ini tidak hanya memberikan manfaat secara spiritual, tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah-tengah masyarakat Kalimantan Tengah. (S.Noor&Kemal/Foto:Rendy)
