BPSDMKalteng – Palangka Raya – Memasuki hari kedua pelaksanaan Surveillance Audit ISO 9001:2015, Jumat (12/9/2025), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah melanjutkan rangkaian audit yang difokuskan pada bidang Sekretariat. Proses audit mencakup evaluasi atas infrastruktur, pengadaan barang dan jasa, lingkungan kerja, pengetahuan organisasi, serta sistem komunikasi internal maupun eksternal.

Selain itu, tim auditor dari PT Sucofindo International Certification Services (SICS) juga melakukan penilaian terkait pengendalian proses, produk, dan layanan yang disediakan secara eksternal. Hal ini bertujuan memastikan setiap aspek pendukung organisasi berjalan sesuai standar manajemen mutu ISO 9001:2015, sehingga kualitas pelayanan pelatihan dan pengembangan kompetensi dapat terus terjaga.
Audit hari kedua ini dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, yang menegaskan pentingnya keterlibatan penuh pimpinan dalam memastikan penerapan sistem manajemen mutu berjalan secara konsisten dan terukur. Kehadiran langsung Kaban menjadi bukti keseriusan BPSDM Kalteng dalam menjaga kualitas tata kelola organisasi yang berorientasi pada mutu dan kepuasan pemangku kepentingan.

Usai proses audit, kegiatan ditutup dengan rapat penutupan yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan dan staf BPSDM. Dalam kesempatan tersebut, auditor menyampaikan hasil temuan, catatan evaluasi, serta rekomendasi perbaikan sebagai bahan peningkatan kinerja organisasi ke depan.
Kepala BPSDM, Nunu Andriani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim auditor yang telah bekerja secara profesional serta kepada jajaran internal BPSDM yang telah mendukung kelancaran proses audit. “Rekomendasi yang diberikan menjadi masukan penting bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan mutu layanan, serta memastikan bahwa setiap program pengembangan kompetensi ASN benar-benar memberi manfaat bagi kemajuan Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Dengan berakhirnya rangkaian audit ini, BPSDM Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam setiap aspek layanan, demi memperkuat perannya sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia aparatur yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

