
BPSDMKalteng – Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) Tahun 2025. Bertempat di ruang rapat utama BPSDM dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, digelar rapat internal yang dirangkai dengan audiensi teknis bersama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Seluruh pejabat struktural, para Widyaiswara, dan panitia penyelenggara turut hadir mengikuti kegiatan ini secara aktif. Kamis, (31/07/25).

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, SE., M.Pd., membuka rapat dengan memaparkan kesiapan menyeluruh menjelang pelaksanaan PKN II. Ia menyampaikan bahwa seluruh aspek substansi, teknis, dan administrasi telah dipersiapkan secara maksimal. Tema pelatihan telah difinalisasi, peserta terverifikasi, susunan acara pembukaan dan jadwal pelatihan telah tersusun, serta koordinasi dengan para penceramah dan pihak-pihak pendukung lainnya telah berjalan intensif.
“BPSDM Kalteng menaruh komitmen besar untuk menyelenggarakan PKN II secara profesional dan berdampak nyata. Persiapan kami lakukan dengan prinsip sinergi dan ketepatan agar pelatihan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu mentransformasi sistem kerja di instansinya masing-masing,” ujar Nunu.
Menanggapi paparan tersebut, Giri Saptoaji, Direktur Pembelajaran Manajerial Kepemimpinan di LAN RI, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan keseriusan yang ditunjukkan BPSDM Kalteng. Ia menyatakan bahwa penyelenggaraan PKN II membutuhkan konsistensi dalam menjaga kualitas pada seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga tindak lanjut aksi perubahan peserta.

“Kami melihat BPSDM Kalimantan Tengah sangat terorganisir dan siap dalam menyambut pelaksanaan PKN II. Fokus selanjutnya adalah memastikan tema pelatihan benar-benar terhubung dengan isu strategis daerah, memperkuat peran pembimbing aksi perubahan, serta mengelola dinamika peserta dengan pendekatan yang konstruktif,” ungkap Giri.
Audiensi juga membahas sejumlah aspek teknis lainnya, termasuk kesiapan materi pembelajaran, pemanfaatan platform digital, penyusunan format monitoring dan evaluasi, serta penguatan koordinasi lintas unit kerja. LAN RI turut memberikan masukan agar pelatihan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi mendorong perubahan konkret di masing-masing instansi peserta.
Rapat ditutup dengan penegasan komitmen seluruh panitia penyelenggara untuk terus menyempurnakan setiap detail persiapan. BPSDM Kalteng akan menindaklanjuti seluruh masukan dan arahan dari LAN RI sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas penyelenggaraan pelatihan.
Dengan kolaborasi yang solid dan kesiapan yang matang, BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah optimis PKN II Tahun 2025 akan menjadi ruang pembelajaran yang efektif dalam mencetak pemimpin-pemimpin birokrasi yang strategis, adaptif, dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan pembangunan daerah.

