
BPSDMKalteng – Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah turut serta dalam kegiatan Pemantauan dan Pembinaan Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penggunaan dan Pemanfaatan Aplikasi e-Kinerja serta surat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah terkait Sasaran Kinerja Pegawai dan Implementasi Pengukuran Kinerja ASN melalui Aplikasi SINERJA di Aula BPSDM Prov. Kalteng. Rabu, (19/02/25).
Bertempat di aula BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pegawai dari berbagai perangkat daerah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan efektivitas penggunaan aplikasi berbasis teknologi dalam sistem pengukuran kinerja ASN. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa sistem penilaian kinerja berbasis aplikasi seperti e-Kinerja dan SINERJA menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Penggunaan aplikasi ini memungkinkan setiap pegawai untuk lebih mudah dalam menyusun sasaran kinerja, memantau capaian kerja, serta memperoleh penilaian yang objektif dan berbasis data.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi kinerja ASN. Dengan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan setiap perangkat daerah mampu lebih akurat dalam mengukur capaian kerja pegawainya,” ujar perwakilan BKD dalam pemaparannya.
Selain itu, dalam sesi diskusi dan pemaparan materi, peserta juga diberikan pemahaman terkait langkah-langkah implementasi aplikasi SINERJA dalam pengelolaan kinerja pegawai. Diskusi ini membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem tersebut di perangkat daerah masing-masing.
Para peserta yang hadir memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bahwa pembinaan dan pemantauan secara langsung sangat membantu dalam memahami sistem pengukuran kinerja berbasis aplikasi. Beberapa di antaranya juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna memastikan setiap perangkat daerah mampu mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi ini dengan baik.
Dengan adanya kegiatan pemantauan dan pembinaan ini, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah semakin siap dalam menghadapi tantangan birokrasi modern yang semakin berbasis teknologi. Implementasi sistem e-Kinerja dan SINERJA diharapkan dapat meningkatkan kinerja ASN serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
